Awas….Inilah Bahayanya Tidur Sehabis Sahur Bagi Tubuh Kita

Posted on

Sejatinya Puasa itu menyehatkan bagi kita. Namun Kebiasaan – kebiasaan yang kita lakukan didalam bulan puasa tak jarang membuat tubuh kita malah rentan terkena penyakit. Salah satu kebiasaan yang sering kita lakukan dibulan Ramadhan ini adalah tidur selepas sahur.

Banyak diantara kita yang kembali tidur setelah selesai sahur hal ini bisa disebabkan Kondisi perut yang kenyang dan rasa kantuk yang masih tersisa kerap membuat seseorang memilih kembali tidur usai santap sahur. Padahal, kebiasaan tidur sehabis sahur bila ditinjau dari segi kajian agama maupun kesehatan merupakan prilaku yang kurang baik.

Dalam kajian agama, tidur usai santap sahur dapat mengurangi peluang seseorang dalam mendapatkan keberkahan. Sebab, Rasulullah SAW pernah memohon kepada Allah SWT untuk menurunkan keberkahan kepada umatnya di pagi hari.

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya,” sebut Nabi seperti dalam hadits yang diriwayatkan Imam Abu Dawud.

Doa Nabi untuk umatnya ini ditanggapi sahabat Zubair bin Awwam dengan melarang putranya tidur kembali setelah sahur maupun salat Subuh.

Sedangkan menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah, tidur setelah Subuh akan mencegah datangnya rezeki. Dalam Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad disebutkan waktu Subuh merupakan masa disebarnya rezeki dan dibukanya peluang bagi setiap makhluk untuk mendapatkannya. Lebih lanjut al-Jauziyah menegaskan, tidur usai sahur dihukumi makruh kecuali jika memang terpaksa dan memiliki penyebab yang kuat.

Sementara itu tidur selepas sahur bila ditinjau dari segi kesehatan juga memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh kita. Beberapa gangguan kesehatan yang sering terjadi dari kebiasaan tidur selepas sahur antara lain adalah asam lambung, terjadinya refluks, hilangnya semangat untuk beraktifitas, sakit kepala dan yang paling fatal adalah rentan terkena struk.

Nah untuk mengatasi rasa kantuk Guna mencegah dan mengubah kebiasaan tidur usai santap sahur, ada tiga cara paling sederhana. Yakni mengakhirkan makan sahur seperti yang disunnahkan Rasul, kemudian mengisi jeda dengan membaca Alquran maupun zikir, dan yang berikutnya adalah melaksanakan salat Subuh berjamaah.

(Wr, metrotvnews, kabarmakkah)

Share Button