Ilustrasi: Halloriau

Harga Cabai Tembus Rp250 Ribu/Kg, Pemerintah Jokowi Salahkan Cuaca

Posted on

Harga cabai tembus Rp250.000/Kg. Berbagai reaksi bermunculan dari masyarakat, termasuk juga pemerintahan Jokowi.

Adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita yang menyalahkan faktor cuaca sebagai penyebab tingginya harga cabai yang sempat menembus Rp250.000/Kg di Samarinda. Menurutnya harga cabai yang meroket tajam hanya terjadi di satu wilayah saja dan sudah normal di beberapa tempat seperti Manado dan Gorontalo.

“Kalau cabai itu cuma di satu tempat coba di Manado sama Golontalo cabai rawit cuma Rp28 ribu, cabai merah Rp33.500 pasar Manado, di Gorontalo juga segitu,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/1) malam, dilansir Sindonews.

Menurut Enggar, penyebab murahnya harga cabai di Gorontalo karena curah hujan yang kecil, jika besar maka tidak akan dipanen dan jadi busuk seperti di Samarinda. “Kenapa itu terjadi di Gorontalo curah hujannya kecil tetapi kalau sumbernya hujan besar maka mereka tidak berani potong. Kalau hujan, petani tidak mau potong langsung busuk jadi,” jelas dia.

Sedikit bergurau, dia menjelaskan, salah satu solusi supaya harga cabai murah yakni dengan menanamnya sendiri di rumah masing-masing. “Solusinya? Tanam sendiri cabai, kita ada solusi yang tidak ilmiah. Satu kalau mau cabe kering. Di negara yang 4 musim dia sudah mulai dengan cabai kering tetapi kita terbiasa makan tahu dengan cabe. Kalau pakai cabai kering kan enggak enak rasanya, ini hanya kebiasaan. Jadi, kalau cabai mah enteng-enteng saja,” paparnya.

Sebelumnya harga cabai di Samarinda sempat menembus Rp250.000 per kg, meski mulai merangkak turun. Berdasarkan informasi sejumlah pedagang cabai di pasar Segiri Samarinda, harga cabai rawit saat ini antara Rp120.000 sampai Rp150.000 per kg. Harga tersebut sudah menurun cukup drastis di bandingkan harga cabai pada Selasa pekan lalu lalu yang berkisar Rp220.000 sampai Rp250.000 per kg.

Share Button
Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *